RESENSI NOVEL KLASIK FENOMENAL ANIMAL FARM (GEORGE ORWELL)
Judul :
Animal Farm
Penulis :
George Orwell
Penerjemah :
Bakdi Soemanto
Penerbit :
PT Bentang Pustaka
Tebal Buku :140
Halaman
Tahun Terbit :
2015
ISBN :
978-602-291-070-1

Pada suatu malam Major si babi tua
putih-tengah yang terhormat yang tinggal di peternakan Manor milik Pak Jones mengalami
mimpi aneh, si babi tua Major berkeinginan untuk menyampaikan mimpinya itu
kepada binatang-binatang lain. Para binatang pun sepakat untuk bertemu di
lumbung besar setelah Pak Jones benar-benar meninggalkan tempat itu untuk
mendengarkan apa yang harus dikatakan oleh si babi Major.
Tak lama kemudian, para binatang pun
mulai berdatangan. Diantaranya yang datang adalah tiga ekor anjing (Bluebell,
Jessie, Pitcher) yang datang pertama kali. Dua ekor kuda penarik kereta (Boxer
dan Clover) yang masuk bersama-sama, Boxer bukan seekor kuda dengan
intelegensia peringkat satu, tetapi ia dihormati karena sifatnya yang teguh,
dan kekuatan kerjanya yang luar biasa, dan juga Clover si kuda betina setengah
baya yang kuat dan keibuan. Sesudah dua ekor kuda itu, datanglah Muriel, si
kambing putih dan Benjamin si keledai yang merupakan binatang paling tua dan
perangainya yang paling buruk di peternakan itu, dia juga jarang ngomong dan
tidak pernah tertawa. Lalu Mollie si kuda betina yang mungil dan putih tetapi
tolol pun masuk melenggang dengan anggun sambil mengunyah sepotong gula. Dan
yang datang terakhir adalah si kucing. Semua binatang hadir disana kecuali
Moses, si gagak jinak, yang ternyata tidur pada tenggeran di balik pintu
belakang.
Setelah merasa semua binatang telah
berkumpul dan menunggu dengan penuh perhatian Major pun membersihkan tenggorokannya
dan memulai apa yang harus dikatakannya yaitu sebuah pidato. Major menceritakan
bagaimana sengsara, penuh kerja keras dan pendeknya hidup yang dijalani para
binatang selama ini. Ia mengatakan kenyataan yang sebenar-benarnya tentang betapa
supersengsara dan penuh perbudakannya hidup para binatang selama ini. Ia
mengatakan tentang kedudukan binatang dan manusia dan juga tentang kondisi para
binatang yang selama ini diperbudak oleh manusia. Para binatang pun
merencanakan pemberontakan untuk menghapuskan manusia karena mereka menganggap
manusia lah akar sumber persoalan kesengsaraan para binatang selama ini.
Setelah selesai dengan pidatonya, Major pun mulai bercerita tentang mimpi nya,
dia berkata tidak bisa menggambarkan mimpinya itu pada para binatang, tetapi
dia mengatakan mimpinya itu adalah mimpi tentang seperti apa bumi ini ketika
manusia sudah punah. Major kembali teringat dengan sebuah lagu lama yang pernah
dinyanyikan oleh ibunya saat ia masih bocah, yaitu lagu yang berjudul “Binatang
Inggris”. Lagu ini membuat para binatang terdorong ke dalam suasana kegembiraan
yang meluap-luap.
Tiga malam kemudian, si tua Major
meninggal dengan tenang pada saat tidur. Pidato yang pernah disampaikan Major
telah memberi pandangan hidup baru yang komplet pada para binatang di
peternakan itu. Mereka tidak tahu kapan pemberontakan yang diramalkan oleh
Major akan terjadi, mereka tidak punya alasan berpikir kalau pemberontakan itu
bisa terjadi dalam kurun waktu ketika mereka masih hidup, tetapi mereka bisa
melihat dengan jelas bahwa tugas merekalah untuk bersiap-siap menghadapinya.
Pekerjaan yang mengajar dan
mengorganisasi jatuh pada para babi, yang secara alamiah dikenal sebagai
binatang yang paling cerdas. Diantara para babi, yang paling unggul adalah dua
ekor babi yang oleh Pak Jones diternakkan untuk dijual yaitu babi bernama
Snowball dan Napoleon. Dan ada juga seekor babi kecil gemuk dan pembicara yang
cerdas bernama Squealer. Ketiga babi itu telah mengolaborasikan ajaran si tua
Major kedalam suatu sistem pemikiran yang komplet, yang mereka berinama
Binatangisme.
Ternyata pemberontakan itu terjadi jauh
lebih awal dan lebih mudah daripada yang dibayangkan binatang-binatang itu.
Pemberontakan itu terjadi dikarenakan Pak Jones yang terlalu sibuk dengan minumannya.
Para karyawannya yang sudah memerah susu pagi-pagi dan berburu terwelu tanpa
repot-repot memberi makan binatang-binatang. Ketika Pak Jones kembali, ia
segera pergi tidur, sehingga saat malam tiba, binatang-binatang itu belum
mendapatkan makan. Akhirnya, mereka tidak tahan. Salah seekor sapi mendobrak
pintu lumbung jerami dengan tanduknya dan semua binatang mulai melahap jerami
di lumbung penyimpanan itu. Pemberontakan sudah terjadi dengan sukses: Pak
Jones disingkirkan dan Peternakan Manor menjadi milik binatang-binatang itu.
Waktu sarapan tiba atau keesokan
harinya, Snowball dan Napoleon memanggil para binatang untuk berkumpul lagi.
Mereka membahas beberapa hal. Mereka menyapu dengan cat kata “PETERNAKAN MANOR”
pada palang teratas gerbang dan menggantinya dengan kata “PETERNAKAN BINATANG”.
Inilah nama peternakan itu mulai dari sekarang dan seterusnya. Babi-babi itu
sudah berhasil memperpendek prinsip binatangisme menjadi tujuh perintah, tujuh
perintah tersebut adalah:
1.
Apa pun yang
berjalan dengan dua kaki adalah musuh.
2.
Apa pun yang
berjalan dengan empat kaki dan bersayap adalah teman.
3.
Tak seekor
binatang pun boleh mengenakan pakaian.
4.
Tak seekor
binatang pun boleh tidur di ranjang.
5.
Tak seekor
binatang pun boleh minum alkohol.
6.
Tak seekor
binatang pun boleh membunuh binatang lain.
7.
Semua binatang
setara
Alangkah keras mereka bekerja dan betapa
keringat mengguyur seluruh tubuh ketika mereka memasukkan jerami itu ke
lumbung. Namun, kerja keras mereka mendapatkan berkah, musim panen kali ini
berlimpah, bahkan jauh lebih sukses dibanding yang mereka harapkan. Sekarang
semua hasil peternakan hanya ditujukan dan dikelola hanya untuk para binatang,
tidak ada lagi bagian untuk manusia.
Tetapi, hal tersebut tidak berlangsung
dengan lama. Babi-babi di peternakan itu mulai melenceng dari prinsip
Binatangisme yang mereka buat. Para babi selalu berlaku mengistimewakan diri
mereka sendiri dari pada binatang yang lainnya. Susu-susu yang dicampur ke
dalam bubur dan juga buah-buahan hanya diperuntukkan untuk para babi. Snowball
dan Napoleon pun bahkan menyetujui hal ini, lalu mereka menyuruh Squealer untuk
memberi penjelasan seperlunya mengenai hal tersebut.
Squaler berkata bahwa satu-satunya
alasan para babi mengambil susu dan apel adalah untuk memelihara kesehatan
supaya para babi tetap bisa berpikir demi manajemen organisasi peternakan dan
kesejahteraan bersama. Semua ini dilakukan para babi agar Pak Jones tidak
kembali ke peternakan. Karena para binatang tidak ingin Pak Jones kembali ke
peternakan akhirnya mereka percaya dan menyetujui tanpa perdebatan untuk
menjaga para babi tetap dalam kondisi yang sehat.
Sementara itu, selama ini ditempat lain
Pak Jones meminta bantuan pada para petani untuk merebut kembali peternakan.
Para petani semua bersenjatakan pentungan berbeda dengan Pak Jones yang
berjalan di depan dengan membawa senapan. Namun usaha Pak Jones tersebut tidak
berhasil, mereka dikalahkan berkat kepemimpinan Snowball yang sudah lama
mengantisipasi dan membuat persiapan ketika penyerangan terjadi dengan sudah
mempelajari buku kuno dari kampanye Julius Caesar yang ditemukannya di
peternakan. Setelah berhasil mengalahkan Pak Jones dan para petani,
binatang-binatang itupun berkumpul kembali dengan sorak sorai menggelora untuk
merayakan kemenangan mereka. Bendera dujubarkan dan “Binatang Inggris”
dilantunkan beberapa kali. Kemudian, biri-biri yang terbunuh diberi upacara
pemakan. Snowball mengucapkan pidato singkat di sisi makam itu, ia mengatakan
perluya bagi semua binatang untuk siap mati jika perlu demi Peternakan Binatang.
Untuk keberlangsungan Peternakan
Binatang, maka disepakatilah semua kebijakan di peternakan harus diputuskan
oleh babi-babi yang pandai, walaupun keputusan itu harus disahkan oleh suara
mayoritas. Tetapi, perdebatan selalu saja terjadi antara Snowball dan Napoleon.
Snowball sering memenangkan dukungan mayoritas karenah keahliannya dalam
berpidato didalam rapat, namun di waktu-waktu tertentu Napoleon lebih lihai mendapatkan dunkungan.
Ia khusunya sangat berhasil dengan biri-biri. Akhir-akhir ini, biri-biri
diminta mengembikkan moto “Kaki empat baik, kaki dua jahat”, baik pada saat
musim panen maupun tidak, dan mereka sering menyela rapat dengan nyanyian ini.
ketika diperhatikan, mereka cenderung menyela dengan nyanyian tersebut pada
saat-saat penting dalam pidato Snowball.
Perbedaan pendapat antara Snowball dan
Napoleon pun terus berlanjut. Snowball menyarankan kepada para binatang untuk
membuat kincir angin, ia menyatakan dengan kincir angin itu bisa banyak
menghemat tenaga kerja sehingga kelak binatang-binatang itu hanya harus kerja
tiga hari dalam seminggu. Akan tetapi, Napoleon berpendapat bahwa sekarang ini
kebutuhan terbesar adalah meningkatkan produksi makanan, dan jika mereka
menghabiskan tenaga untuk gagasan kincir angin itu, mereka akan mati kelaparan.
Binatang-binatang itu membentuk dua kelompok dengan slogan, “Pilih Snowball dan
tiga hari kerja dalam seminngu” dan “Pilih Napoleon dan palung-palung penuh
dengan makanan”.
Di samping perdebatan tersebut, ada
pertanyaan tentang mempertahankan peternakan itu. Meskipun manusia-manusia itu
telah ditaklukan dalam perang, tetapi sangat mungkin mereka melakukan upaya
untuk mengembalikan kekuasaan kembali. Ketidak akuran Snowball dan Napoleon pun
terus berlanjut. Napoleon berpendapat bahwa jika tidak bisa mempertahankan diri
mereka sendiri mereka pasti bakal ditaklukkan, sedangkan Snowball berpendapat
bahwa jika pemberontakan terjadi dimana-mana, mereka tidak perlu mempertahankan
diri mereka sendiri.
Ketika rapat selanjutnya tiba, Snowball
berpidato dengan fasihnya mengenai kebutuhan penting para binatang di masa
depan dan itu mendapatan dukungan yang banyak dari para binatang. Lalu, pada
saat tiba giliran Napoleon ia hanya memanggil anjing-anjing yang sudah
dipeliharanya sejak lama. Anjing-anjing itu langsung menerjang Snowball, yang
melompat dari tempatnya pada waktu yang tepat untuk menghindari rahang
anjing-anjing yang mau mencaploknya. Dalam sekejap, ia sudah keluar dari pintu
sementara anjing-anjing itu mengejarnya. Snowball berlari dengan cepat untuk
menyelamatkan diri tapi anjing-anjing itu masih terus mengejarnya. Para
binatang kaget dan kecewa dengan pengusiran Snowball, tetapi mereka hanya bisa
diam ketakutan. Bahkan, Boxer pun terlihat gelisah, dia hanya bisa berusaha
keras menghimpun pikirannya; tetapi akhirnya ia tak bisa memikirkan apa pun
untuk dikatakan. Sejak saat itulah peternakan binatang berada dibawah
kepemimpinan Napoleon dengan anjing-anjing sebagai pengikut setianya.
Sepanjang tahun binatang-binatang
bekerja seperti budak. Namun, mereka bahagia melakukan pekerjaan mereka, mereka
tidak mengeluhkan setiap upaya dan
pengorbanan mereka, karena yang mereka lakukan adalah untuk diri mereka sendiri
dan untuk yang lahir setelah mereka, bukan untuk sekelompok manusia pencuri
yang bermalas-malasan. Bahkan sepanjang musim semi dan musim panas, mereka
bekerja enam puluh jam seminggu, dan pada Agustus Napoleon mengumumkan bahwa
Minggu malam juga ada kerja. Kerja ini benar-benar sukarela, tetapi binatang
siapa saja yang tidak hadir, ransumnya juga akan dikurangi setengah.
Suatu minggu pagi, ketika para binatang
berkumpul untuk menerima perintah, Napoleon mengumumkan bahwa ia sudah
memutuskan mengambil suatu kebijakan
baru. Mulai sekarang dan selanjutnya, peternakan binatang akan bekerja sama
dengan peternakan tetangga. Kediktatoran Napoleon mulai melanggar prinsip
Binatangisme yang pernah mereka sepakati. Dia mulai berurusan dengan manusia,
terlibat dalam perdagangan, tidak memanfaatkan penggunaan uang yang merupakan
resolusi paling awal yang disampaikan
pada saat rapat kemenangan pertama setelah Pak Jones disingkirkan. Para
binatang mengingat resolusi tersebut, tetapi lebih memilih bungkam karena takut
pada anjing-anjing Napoleon.
Suatu Minggu pagi, Squealer mengumumkan
bahwa ayam-ayam betina, yang baru saja masuk untuk bertelur lagi, harus
menyerahkan telur mereka. Mendengar pengumuman itu ayam-ayam betina yang
dipimpin oleh tiga ayam Minorca hitam melakukan pemberontakan terhadap Napoleon
karena telur-telur mereka akan dijual. Napoleon bertindak cepat dan kejam. Ia
memerintahkan ransum ayam dihentikan dan menyatakan bahwa setiap binatang yang
memberi sebutir jagung saja pada ayam betina akan dihukum mati. Ayam-ayam
betina itu hanya bertahan lima hari, lalu mereka menyerah dan kembali ke kotak
sarang mereka. Sementara itu, sembilan ayam betina sudah mati.
Tiba-tiba
awal musim semi ditemukan satu hal yang menggegerkan. Snowball diam-diam sering datang ke peternakan pada
malam hari. Napoleon pun menyatakan bahwa harus diadakan investigasi penuh
mengenai kegiatan Snowball. Setelah itu, Napoleon pun menyebarkan fitnah
mengenai Snowball. Dia berkata bahwa Snowball adalah agen rahasia dari Pak
Jones dan diantara para binatang ada yang bersekongkol dengan Snowball.
Selanjutnya, Napoleon memerintahkan kepada semua binatang untuk berkumpul.
Napoleon datang dengan sembilan anjingnya yang melompat-lompat disekeliling dan
menggeram sehingga semua binatang ketakutan. Napoleon berdirik dengan galak
sambil mengeluarkan rengekan bernada tinggi. Anjing-anjing itu langsung
melompat ke depan, merenggut empat babi pada telinga dan menyeret mereka ke
kaki Napoleon. Mereka diperintahkan untuk mengakui kejahatan yang tidak mereka
lakukan lalu mereka dibantai dan dibunuh, ketiga ayam betina yang memberontak
sebelumnya, dan beberapa binatang lain juga dibantai dan dibunuh.
Udara ditempat itu pun menjadi sesak
dengan bau darah, yang tidak pernah terjadi sejak Jones disingkirkan. Setelah
selesai semuanya, binatang-binatang yang masih ada mulai gemetaran dan sedih.
Mereka tidak tahu mana yang lebih mengejutkan, pengkhianatan dari
binatang-binatang yang sudah besekongkol dengan Snowball, atau hukuman kejam
yang baru saja mereka saksikan. Clover si Kuda betina menyadari bahwa hal yang
baru saja mereka saksikan bukanlah yang mereka harapkan pada malam ketika si
tua Major mendorong mereka untuk memberontak. Mereka kemudian menyanyikan lagu
“Binatang Inggris” dengan semangat dan berlebih, tetapi perlahan dan penuh
kesedihan, dengan cara yang belum pernah mereka nyanyikan sebelumnya, Namun
saat itu datanglah Squealer yang mengatakan bahwa “Binatang Inggris” meruoakan
lagu pemberontakan dan pemberontakan tersebut telah berakhir. Mereka sudah
hidup didalam masyarakat yang mapan, maka lagu tersebut tidak punya tujuan
lagi. Sebenarnya binatang-binatang lain ingin protes, tetapi tidak memiliki
keberanian untuk melakukannya.
Begitulah keadaan peternakan binatang
dibawah kekuasaan Napoleon. Napoleon menjadi pemimpin diktator yang tidak bisa
dibantah dan selalu benar. Selama kepemimpinan Napoleon, semua prinsip
Binatangisme yang terdapat dalam Tujuh Perintah pun dimanipulasi. Napoleon
mulai berteman dengan manusia, memusuhi dan membunuh dengan kejam
binatang-binatang yang lain, mengenakan pakaian dan tidur di ranjang, meminum
alkohol dan tidak adanya kesetaraan. Bahkan Napoleon pun berjalan dengan
menggunakan dua kaki meniru manusia dan mengubah kata “Kaki empat baik, kaki
dua jahat” menjadi “Kaki empat baik, kaki dua lebih baik”. Hal ini sudah
membuat para binatang tidak bisa lagi membedakan antara kelakuan Napoleon dan
kelakuan Manusia. Mereka sangat mirip satu sama lain sehingga susah untuk
dibedakan.
Novel ini bercerita tentang bagaimana
kekuasaan bisa mengubah pribadi seseorang yang awalnya baik bisa menjadi buruk,
dan yang buruk bisa menjadi lebih buruk. Novel ini juga mengisahkan bagaimana
kekuasaan bisa menghacurkan cita-cita perjuangan yang sebelumnya merupakan
kesepakatan bersama, karena kekuasaan akan selalu mampu menghalalkan segala
cara untuk mempertahankan dominasinya.
Kelebihan dari Novel ini menurut saya
adalah dalam novel ini situasi politik digambarkan ke dalam sebuah cerita
peternakan yang tokoh-tokohnya diperankan oleh para binatang, ini yang membuat
novel ini menjadi menarik untuk dibaca. Sedangkan Kelemahan dari Novel ini
menurut saya dikarenakan novel ini adalah novel terjemahan jadi bahasa yang
digunakan dalam novel menjadi sedikit sulit dipahami.
Komentar
Posting Komentar