RESENSI NOVEL KLASIK FENOMENAL ANIMAL FARM (GEORGE ORWELL)


Judul               : Animal Farm
Penulis             : George Orwell
Penerjemah      : Bakdi Soemanto
Penerbit           : PT Bentang Pustaka
Tebal Buku      :140 Halaman
Tahun Terbit    : 2015
ISBN               : 978-602-291-070-1
https://yogski.files.wordpress.com/2015/03/animal-farm1.jpg

Pada suatu malam Major si babi tua putih-tengah yang terhormat yang tinggal di peternakan Manor milik Pak Jones mengalami mimpi aneh, si babi tua Major berkeinginan untuk menyampaikan mimpinya itu kepada binatang-binatang lain. Para binatang pun sepakat untuk bertemu di lumbung besar setelah Pak Jones benar-benar meninggalkan tempat itu untuk mendengarkan apa yang harus dikatakan oleh si babi Major.
Tak lama kemudian, para binatang pun mulai berdatangan. Diantaranya yang datang adalah tiga ekor anjing (Bluebell, Jessie, Pitcher) yang datang pertama kali. Dua ekor kuda penarik kereta (Boxer dan Clover) yang masuk bersama-sama, Boxer bukan seekor kuda dengan intelegensia peringkat satu, tetapi ia dihormati karena sifatnya yang teguh, dan kekuatan kerjanya yang luar biasa, dan juga Clover si kuda betina setengah baya yang kuat dan keibuan. Sesudah dua ekor kuda itu, datanglah Muriel, si kambing putih dan Benjamin si keledai yang merupakan binatang paling tua dan perangainya yang paling buruk di peternakan itu, dia juga jarang ngomong dan tidak pernah tertawa. Lalu Mollie si kuda betina yang mungil dan putih tetapi tolol pun masuk melenggang dengan anggun sambil mengunyah sepotong gula. Dan yang datang terakhir adalah si kucing. Semua binatang hadir disana kecuali Moses, si gagak jinak, yang ternyata tidur pada tenggeran di balik pintu belakang.
Setelah merasa semua binatang telah berkumpul dan menunggu dengan penuh perhatian Major pun membersihkan tenggorokannya dan memulai apa yang harus dikatakannya yaitu sebuah pidato. Major menceritakan bagaimana sengsara, penuh kerja keras dan pendeknya hidup yang dijalani para binatang selama ini. Ia mengatakan kenyataan yang sebenar-benarnya tentang betapa supersengsara dan penuh perbudakannya hidup para binatang selama ini. Ia mengatakan tentang kedudukan binatang dan manusia dan juga tentang kondisi para binatang yang selama ini diperbudak oleh manusia. Para binatang pun merencanakan pemberontakan untuk menghapuskan manusia karena mereka menganggap manusia lah akar sumber persoalan kesengsaraan para binatang selama ini. Setelah selesai dengan pidatonya, Major pun mulai bercerita tentang mimpi nya, dia berkata tidak bisa menggambarkan mimpinya itu pada para binatang, tetapi dia mengatakan mimpinya itu adalah mimpi tentang seperti apa bumi ini ketika manusia sudah punah. Major kembali teringat dengan sebuah lagu lama yang pernah dinyanyikan oleh ibunya saat ia masih bocah, yaitu lagu yang berjudul “Binatang Inggris”. Lagu ini membuat para binatang terdorong ke dalam suasana kegembiraan yang meluap-luap.
Tiga malam kemudian, si tua Major meninggal dengan tenang pada saat tidur. Pidato yang pernah disampaikan Major telah memberi pandangan hidup baru yang komplet pada para binatang di peternakan itu. Mereka tidak tahu kapan pemberontakan yang diramalkan oleh Major akan terjadi, mereka tidak punya alasan berpikir kalau pemberontakan itu bisa terjadi dalam kurun waktu ketika mereka masih hidup, tetapi mereka bisa melihat dengan jelas bahwa tugas merekalah untuk bersiap-siap menghadapinya.
Pekerjaan yang mengajar dan mengorganisasi jatuh pada para babi, yang secara alamiah dikenal sebagai binatang yang paling cerdas. Diantara para babi, yang paling unggul adalah dua ekor babi yang oleh Pak Jones diternakkan untuk dijual yaitu babi bernama Snowball dan Napoleon. Dan ada juga seekor babi kecil gemuk dan pembicara yang cerdas bernama Squealer. Ketiga babi itu telah mengolaborasikan ajaran si tua Major kedalam suatu sistem pemikiran yang komplet, yang mereka berinama Binatangisme.
Ternyata pemberontakan itu terjadi jauh lebih awal dan lebih mudah daripada yang dibayangkan binatang-binatang itu. Pemberontakan itu terjadi dikarenakan Pak Jones yang terlalu sibuk dengan minumannya. Para karyawannya yang sudah memerah susu pagi-pagi dan berburu terwelu tanpa repot-repot memberi makan binatang-binatang. Ketika Pak Jones kembali, ia segera pergi tidur, sehingga saat malam tiba, binatang-binatang itu belum mendapatkan makan. Akhirnya, mereka tidak tahan. Salah seekor sapi mendobrak pintu lumbung jerami dengan tanduknya dan semua binatang mulai melahap jerami di lumbung penyimpanan itu. Pemberontakan sudah terjadi dengan sukses: Pak Jones disingkirkan dan Peternakan Manor menjadi milik binatang-binatang itu.
Waktu sarapan tiba atau keesokan harinya, Snowball dan Napoleon memanggil para binatang untuk berkumpul lagi. Mereka membahas beberapa hal. Mereka menyapu dengan cat kata “PETERNAKAN MANOR” pada palang teratas gerbang dan menggantinya dengan kata “PETERNAKAN BINATANG”. Inilah nama peternakan itu mulai dari sekarang dan seterusnya. Babi-babi itu sudah berhasil memperpendek prinsip binatangisme menjadi tujuh perintah, tujuh perintah tersebut adalah:
1.      Apa pun yang berjalan dengan dua kaki adalah musuh.
2.      Apa pun yang berjalan dengan empat kaki dan bersayap adalah teman.
3.      Tak seekor binatang pun boleh mengenakan pakaian.
4.      Tak seekor binatang pun boleh tidur di ranjang.
5.      Tak seekor binatang pun boleh minum alkohol.
6.      Tak seekor binatang pun boleh membunuh binatang lain.
7.      Semua binatang setara
Alangkah keras mereka bekerja dan betapa keringat mengguyur seluruh tubuh ketika mereka memasukkan jerami itu ke lumbung. Namun, kerja keras mereka mendapatkan berkah, musim panen kali ini berlimpah, bahkan jauh lebih sukses dibanding yang mereka harapkan. Sekarang semua hasil peternakan hanya ditujukan dan dikelola hanya untuk para binatang, tidak ada lagi bagian untuk manusia.
Tetapi, hal tersebut tidak berlangsung dengan lama. Babi-babi di peternakan itu mulai melenceng dari prinsip Binatangisme yang mereka buat. Para babi selalu berlaku mengistimewakan diri mereka sendiri dari pada binatang yang lainnya. Susu-susu yang dicampur ke dalam bubur dan juga buah-buahan hanya diperuntukkan untuk para babi. Snowball dan Napoleon pun bahkan menyetujui hal ini, lalu mereka menyuruh Squealer untuk memberi penjelasan seperlunya mengenai hal tersebut.
Squaler berkata bahwa satu-satunya alasan para babi mengambil susu dan apel adalah untuk memelihara kesehatan supaya para babi tetap bisa berpikir demi manajemen organisasi peternakan dan kesejahteraan bersama. Semua ini dilakukan para babi agar Pak Jones tidak kembali ke peternakan. Karena para binatang tidak ingin Pak Jones kembali ke peternakan akhirnya mereka percaya dan menyetujui tanpa perdebatan untuk menjaga para babi tetap dalam kondisi yang sehat.
Sementara itu, selama ini ditempat lain Pak Jones meminta bantuan pada para petani untuk merebut kembali peternakan. Para petani semua bersenjatakan pentungan berbeda dengan Pak Jones yang berjalan di depan dengan membawa senapan. Namun usaha Pak Jones tersebut tidak berhasil, mereka dikalahkan berkat kepemimpinan Snowball yang sudah lama mengantisipasi dan membuat persiapan ketika penyerangan terjadi dengan sudah mempelajari buku kuno dari kampanye Julius Caesar yang ditemukannya di peternakan. Setelah berhasil mengalahkan Pak Jones dan para petani, binatang-binatang itupun berkumpul kembali dengan sorak sorai menggelora untuk merayakan kemenangan mereka. Bendera dujubarkan dan “Binatang Inggris” dilantunkan beberapa kali. Kemudian, biri-biri yang terbunuh diberi upacara pemakan. Snowball mengucapkan pidato singkat di sisi makam itu, ia mengatakan perluya bagi semua binatang untuk siap mati jika perlu demi Peternakan Binatang.
Untuk keberlangsungan Peternakan Binatang, maka disepakatilah semua kebijakan di peternakan harus diputuskan oleh babi-babi yang pandai, walaupun keputusan itu harus disahkan oleh suara mayoritas. Tetapi, perdebatan selalu saja terjadi antara Snowball dan Napoleon. Snowball sering memenangkan dukungan mayoritas karenah keahliannya dalam berpidato didalam rapat, namun di waktu-waktu tertentu  Napoleon lebih lihai mendapatkan dunkungan. Ia khusunya sangat berhasil dengan biri-biri. Akhir-akhir ini, biri-biri diminta mengembikkan moto “Kaki empat baik, kaki dua jahat”, baik pada saat musim panen maupun tidak, dan mereka sering menyela rapat dengan nyanyian ini. ketika diperhatikan, mereka cenderung menyela dengan nyanyian tersebut pada saat-saat penting dalam pidato Snowball.
Perbedaan pendapat antara Snowball dan Napoleon pun terus berlanjut. Snowball menyarankan kepada para binatang untuk membuat kincir angin, ia menyatakan dengan kincir angin itu bisa banyak menghemat tenaga kerja sehingga kelak binatang-binatang itu hanya harus kerja tiga hari dalam seminggu. Akan tetapi, Napoleon berpendapat bahwa sekarang ini kebutuhan terbesar adalah meningkatkan produksi makanan, dan jika mereka menghabiskan tenaga untuk gagasan kincir angin itu, mereka akan mati kelaparan. Binatang-binatang itu membentuk dua kelompok dengan slogan, “Pilih Snowball dan tiga hari kerja dalam seminngu” dan “Pilih Napoleon dan palung-palung penuh dengan makanan”.
Di samping perdebatan tersebut, ada pertanyaan tentang mempertahankan peternakan itu. Meskipun manusia-manusia itu telah ditaklukan dalam perang, tetapi sangat mungkin mereka melakukan upaya untuk mengembalikan kekuasaan kembali. Ketidak akuran Snowball dan Napoleon pun terus berlanjut. Napoleon berpendapat bahwa jika tidak bisa mempertahankan diri mereka sendiri mereka pasti bakal ditaklukkan, sedangkan Snowball berpendapat bahwa jika pemberontakan terjadi dimana-mana, mereka tidak perlu mempertahankan diri mereka sendiri.
Ketika rapat selanjutnya tiba, Snowball berpidato dengan fasihnya mengenai kebutuhan penting para binatang di masa depan dan itu mendapatan dukungan yang banyak dari para binatang. Lalu, pada saat tiba giliran Napoleon ia hanya memanggil anjing-anjing yang sudah dipeliharanya sejak lama. Anjing-anjing itu langsung menerjang Snowball, yang melompat dari tempatnya pada waktu yang tepat untuk menghindari rahang anjing-anjing yang mau mencaploknya. Dalam sekejap, ia sudah keluar dari pintu sementara anjing-anjing itu mengejarnya. Snowball berlari dengan cepat untuk menyelamatkan diri tapi anjing-anjing itu masih terus mengejarnya. Para binatang kaget dan kecewa dengan pengusiran Snowball, tetapi mereka hanya bisa diam ketakutan. Bahkan, Boxer pun terlihat gelisah, dia hanya bisa berusaha keras menghimpun pikirannya; tetapi akhirnya ia tak bisa memikirkan apa pun untuk dikatakan. Sejak saat itulah peternakan binatang berada dibawah kepemimpinan Napoleon dengan anjing-anjing sebagai pengikut setianya.
Sepanjang tahun binatang-binatang bekerja seperti budak. Namun, mereka bahagia melakukan pekerjaan mereka, mereka tidak  mengeluhkan setiap upaya dan pengorbanan mereka, karena yang mereka lakukan adalah untuk diri mereka sendiri dan untuk yang lahir setelah mereka, bukan untuk sekelompok manusia pencuri yang bermalas-malasan. Bahkan sepanjang musim semi dan musim panas, mereka bekerja enam puluh jam seminggu, dan pada Agustus Napoleon mengumumkan bahwa Minggu malam juga ada kerja. Kerja ini benar-benar sukarela, tetapi binatang siapa saja yang tidak hadir, ransumnya juga akan dikurangi setengah.
Suatu minggu pagi, ketika para binatang berkumpul untuk menerima perintah, Napoleon mengumumkan bahwa ia sudah memutuskan  mengambil suatu kebijakan baru. Mulai sekarang dan selanjutnya, peternakan binatang akan bekerja sama dengan peternakan tetangga. Kediktatoran Napoleon mulai melanggar prinsip Binatangisme yang pernah mereka sepakati. Dia mulai berurusan dengan manusia, terlibat dalam perdagangan, tidak memanfaatkan penggunaan uang yang merupakan resolusi paling awal  yang disampaikan pada saat rapat kemenangan pertama setelah Pak Jones disingkirkan. Para binatang mengingat resolusi tersebut, tetapi lebih memilih bungkam karena takut pada anjing-anjing Napoleon.
Suatu Minggu pagi, Squealer mengumumkan bahwa ayam-ayam betina, yang baru saja masuk untuk bertelur lagi, harus menyerahkan telur mereka. Mendengar pengumuman itu ayam-ayam betina yang dipimpin oleh tiga ayam Minorca hitam melakukan pemberontakan terhadap Napoleon karena telur-telur mereka akan dijual. Napoleon bertindak cepat dan kejam. Ia memerintahkan ransum ayam dihentikan dan menyatakan bahwa setiap binatang yang memberi sebutir jagung saja pada ayam betina akan dihukum mati. Ayam-ayam betina itu hanya bertahan lima hari, lalu mereka menyerah dan kembali ke kotak sarang mereka. Sementara itu, sembilan ayam betina sudah mati.
 Tiba-tiba awal musim semi ditemukan satu hal yang menggegerkan. Snowball  diam-diam sering datang ke peternakan pada malam hari. Napoleon pun menyatakan bahwa harus diadakan investigasi penuh mengenai kegiatan Snowball. Setelah itu, Napoleon pun menyebarkan fitnah mengenai Snowball. Dia berkata bahwa Snowball adalah agen rahasia dari Pak Jones dan diantara para binatang ada yang bersekongkol dengan Snowball. Selanjutnya, Napoleon memerintahkan kepada semua binatang untuk berkumpul. Napoleon datang dengan sembilan anjingnya yang melompat-lompat disekeliling dan menggeram sehingga semua binatang ketakutan. Napoleon berdirik dengan galak sambil mengeluarkan rengekan bernada tinggi. Anjing-anjing itu langsung melompat ke depan, merenggut empat babi pada telinga dan menyeret mereka ke kaki Napoleon. Mereka diperintahkan untuk mengakui kejahatan yang tidak mereka lakukan lalu mereka dibantai dan dibunuh, ketiga ayam betina yang memberontak sebelumnya, dan beberapa binatang lain juga dibantai dan dibunuh.
Udara ditempat itu pun menjadi sesak dengan bau darah, yang tidak pernah terjadi sejak Jones disingkirkan. Setelah selesai semuanya, binatang-binatang yang masih ada mulai gemetaran dan sedih. Mereka tidak tahu mana yang lebih mengejutkan, pengkhianatan dari binatang-binatang yang sudah besekongkol dengan Snowball, atau hukuman kejam yang baru saja mereka saksikan. Clover si Kuda betina menyadari bahwa hal yang baru saja mereka saksikan bukanlah yang mereka harapkan pada malam ketika si tua Major mendorong mereka untuk memberontak. Mereka kemudian menyanyikan lagu “Binatang Inggris” dengan semangat dan berlebih, tetapi perlahan dan penuh kesedihan, dengan cara yang belum pernah mereka nyanyikan sebelumnya, Namun saat itu datanglah Squealer yang mengatakan bahwa “Binatang Inggris” meruoakan lagu pemberontakan dan pemberontakan tersebut telah berakhir. Mereka sudah hidup didalam masyarakat yang mapan, maka lagu tersebut tidak punya tujuan lagi. Sebenarnya binatang-binatang lain ingin protes, tetapi tidak memiliki keberanian untuk melakukannya.
Begitulah keadaan peternakan binatang dibawah kekuasaan Napoleon. Napoleon menjadi pemimpin diktator yang tidak bisa dibantah dan selalu benar. Selama kepemimpinan Napoleon, semua prinsip Binatangisme yang terdapat dalam Tujuh Perintah pun dimanipulasi. Napoleon mulai berteman dengan manusia, memusuhi dan membunuh dengan kejam binatang-binatang yang lain, mengenakan pakaian dan tidur di ranjang, meminum alkohol dan tidak adanya kesetaraan. Bahkan Napoleon pun berjalan dengan menggunakan dua kaki meniru manusia dan mengubah kata “Kaki empat baik, kaki dua jahat” menjadi “Kaki empat baik, kaki dua lebih baik”. Hal ini sudah membuat para binatang tidak bisa lagi membedakan antara kelakuan Napoleon dan kelakuan Manusia. Mereka sangat mirip satu sama lain sehingga susah untuk dibedakan.
Novel ini bercerita tentang bagaimana kekuasaan bisa mengubah pribadi seseorang yang awalnya baik bisa menjadi buruk, dan yang buruk bisa menjadi lebih buruk. Novel ini juga mengisahkan bagaimana kekuasaan bisa menghacurkan cita-cita perjuangan yang sebelumnya merupakan kesepakatan bersama, karena kekuasaan akan selalu mampu menghalalkan segala cara untuk mempertahankan dominasinya.
Kelebihan dari Novel ini menurut saya adalah dalam novel ini situasi politik digambarkan ke dalam sebuah cerita peternakan yang tokoh-tokohnya diperankan oleh para binatang, ini yang membuat novel ini menjadi menarik untuk dibaca. Sedangkan Kelemahan dari Novel ini menurut saya dikarenakan novel ini adalah novel terjemahan jadi bahasa yang digunakan dalam novel menjadi sedikit sulit dipahami.

Komentar

Postingan Populer